Bebaskan Biaya Akta Kelahiran, Hatta Terima Penghargaan

Bupati Luwu Timur H Andi Hatta Marakarma dijadwalkan akan menerima penghargaan  atas penerbitan Peraturan Daerah (perda) berkaitan dengan pembebasan biaya akta kelahiran atau gratis yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sejak tahun 2006 lalu. Pernyataan ini disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setdakab Lutim, Amran Aminuddin yang ditemui dikantornya, Senin (22/07).

Amran menambahkan pemberian penghargaan ini diketahui setelah dilayangkannya surat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Kemen PP dan PA) RI Nomor B-1326/Set/KPP-PA/D.IV/07/2013 tanggal 1 Juli 2013 perihal daftar Bupati/ Walikota  penerima penghargaan pemberian akte kelahiran gratis.

“Penghargaan ini, diraih Pemkab Lutim atas kebijakan menggratiskan biaya akta kelahiran, dan melaksanakan program-program inovatif dalam upaya percepatan kepemilikan akta kelahiran” tandasnya.

Di Sulawesi Selatan, kata Amran, Luwu Timur bersama 5 kabupaten lainnya, Wajo, Bantaeng,  Sinjai, Sidenreng Rappang, dan Takalar dijadwalkan akan menerima penghargaan yang diserahkan Menteri PP & PA, Linda Amalia Sari pada hari Selasa 23 Juli 2013 di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

“Sejak Luwu Timur menjadi daerah otonom, Bupati telah berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Kebijakan dan program akta kelahiran gratis semata-mata untuk meringan beban masyarakat” jelas Amran.

Kepala  Bidang Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Alfred Jamil mengatakan Kabupaten Luwu Timur telah memiliki dua payung hukum yang mengatur pembebasan biaya akte kelahiran. Payung hukum tersebut berupa Perda No 7 tahun 2006  tentang penyelenggaraan pendaftaran penduduk dengan Sistem Informasi Kependudukan dan Perda No. 11 Tahun 2006  tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil. (hr/hms)