Profil Kecamatan Wasuponda

PROFIL KECAMATAN WASUPONDA


Peta-Kec.Wasuponda

Link Website Kecamatan Wasuponda


  1. KEADAAN GEOGRAFIS

    Kecamatan Wasuponda merupakan kecamatan ketiga dengan luas terbesar di Kabupaten Luwu Timur, dengan luas wilayah 1.244 km2 atau sekitar 17,91 persen dari luas wilayah Luwu Timur. Kecamatan yang terletak di sebelah utara ibukota Kabupaten Luwu Timur ini, di sebelah utara berbatasan dengan Propinsi Sulawesi Tengah. Sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Nuha dan Towuti. Sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Malili dan Angkona dan di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Mangkutana dan Angkona. Kecamatan Wasuponda terdiri dari 6 desa/kelurahan yang seluruhnya berstatus desa definitif. Wilayah Kecamatan Wasuponda adalah daerah yang seluruh desanya merupakan wilayah bukan pantai. Secara topografi wilayah Kecamatan Wasuponda merupakan daerah berbukit-bukit.

    Selama tahun 2012 tercatat rata-rata curah hujan mencapai 253 mm dengan jumlah hari hujan perbulan mencapai 18 hari. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Februari yakni 468 mm dengan jumlah hari hujan sebanyak 23 hari. Terdapat 4 sungai besar yang mengaliri Kecamatan ini yang terpanjang adalah sungai Larona.

  2. PEMERINTAHAN

    Pada tahun 2012 di Kecamatan Wasuponda terdapat 29 dusun dengan 84 RT. Pada Tahun yang sama pula tercatat sebanyak 73 perkara pidana dimana yang terselesaikan sebanyak 53 kasus atau sekitar 73 persen. Sampai dengan tahun 2012 tercatat sebanyak 201 orang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Kecamatan Wasuponda. Dari jumlah tersebut sebanyak 72 orang merupakan PNS golongan II, 92 orang golongan III dan sebanyak 37 orang golongan IV. Selain itu terdapat pula sebayak 17 personil polisi yang siap memberi pelayanan di Kecamatan ini.

  3. PENDUDUK

    Kepadatan penduduk di Kecamatan Wasuponda tergolong rendah yaitu sekitar 16 orang per kilometer persegi, jauh berada di bawah rata-rata Kabupaten Luwu Timur yang berkisar 39 orang per kilometer persegi. Desa yang terpadat penduduknya adalah Desa Wasuponda dengan kepadatan 32 orang per kilometer persegi, sedang paling rendah adalah Desa Kawata dengan kepadatan sekitar 9 orang per kilometer persegi. Pada tahun 2012, jumlah penduduk di Kecamatan Wasuponda sebanyak 20.281 orang yang terbagi ke dalam 4.187 rumah tangga, dengan rata-rata penduduk dalam satu rumahtangga sebanyak 5 orang.

    Pada tahun yang sama jumlah laki-laki lebih banyak dengan perempuan. Laki-laki sebanyak 10.817 orang dan perempuan sebanyak 9.464 orang, sehingga rasio jenis kelaminnya sebesar 114,30 yang artinya dari 100 wanita terdapat sekitar 114 laki-laki. Sementara itu, laju pertumbuhan penduduk dari tahun 2011-2012 sebesar 2,18 persen per tahun. Selanjutnya penduduk menurut kelompok umur sekolah SD (7-12 tahun) sebanyak 2.896 orang, penduduk usia sekolah SLTP (13-15 tahun) sekitar 1.108 orang dan penduduk usia sekolah SLTA (16-18 tahun) sekitar 936 orang.

  4. SOSIAL

    1. PENDIDIKAN

      Fasilitas pendidikan di Kecamatan Wasuponda relatif lengkap. Sarana pendidikan informal (Taman Kanak-Kanak/TK) dan sarana pendidikan formal dari tingkat SD sampai SLTA telah tersedia. Pada tahun 2012, jumlah TK di Kecamatan Wasuponda sebanyak 8 buah, sedangkan jumlah SD dan SLTP masing-masing 12 dan 4 sekolah. Sementara itu, SLTA terdapat 2 sekolah. Rasio murid guru memberikan gambaran rata-rata banyaknya murid yang diajar oleh seorang guru. Angka rasio ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat efektifitas guru dalam proses belajar mengajar. Pada tahun ajaran 2012 rasio murid guru SD sebesar 21 murid setiap guru. Sedangkan rasio untuk jenjang pendidikan SLTP dan SLTA masing-masing sebesar 14 dan 12 siswa setiap gurunya.

    2. KESEHATAN

      Fasilitas Kesehatan yang terdapat di kecamatan Wasuponda adalah satu buah puskesmas yang terdapat di desa Ledu-ledu, 7 buah puskesmas pembantu (pustu), satu buah klinik milik PT. VALE, satu tempat praktek dokter dan ada dua toko obat. Selanjutnya, tenaga medis yang tersedia adalah 2 dokter umum, 1 dokter gigi, 1 apoteker, 14 bidan, 16 perawat dan 26 dukun bayi. Jumlah Pengunjung Puskesmas Wasuponda relatif besar rata-rata 2.942 orang perbulan atau sekitar 113 orang per harinya. Dimana Pengunjung puskesmas terbesar adalah masyarakat umum yang dikenal dengan Jamkesda sebesar 85,84 persen. Jenis penyakit yang yang paling banyak di derita masyarakat adalah ispa, dengan jumlah penderita rata-rata perbulan sebanyak 344 penderita.

    3. AGAMA

      Sarana/tempat ibadah adalah suatu hal yang mutlak diperlukan dalam menunjang jalannya proses ibadah bagi para pemeluknya. Sarana/tempat ibadah bagi umat Islam yang terdapat di Kecamatan Wasuponda meliputi masjid sebanyak 19 buah dan mushalah/langgar sebanyak 5 buah. Sedangkan bagi pemeluk agama Kristen terdapat gereja sebanyak 42 buah.

    4. SOSIAL LAINNYA

      Penyebab terjadinya tindak kejahatan yaitu dikarenakan adanya niat dan kesempatan. Sebagai indikator keamanan, maka statistik kriminal perlu diamati dari waktu ke waktu, karena semakin tinggi frekuensi tindak kriminal akan merupakan ancaman yang serius terhadap keamanan dan ketertiban umum. Sampai dengan tahun 2012, tercatat sebanyak 52 kasus kriminalitas dan 5 kasus tindakan kekerasan dalam rumahtangga.

    5. PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN

      Pada umumnya masyarakat Kecamatan Wasuponda menggunakan air isi ulang sebagai sumber air minum utama. Sementara itu, sebagai bahan bakar untuk memasak gas dan kayu bakar menjadi pilihan utama.

  5. PERTANIAN

    1. TANAMAN PANGAN

      Pada tahun 2012, luas tanam padi di Kecamatan Wasuponda adalah 1.317 hektar yang menghasilkan produksi padi sebesar 6.554,58 ton. Selain padi Kecamatan Wasuponda juga berpotensi menghasilkan jagung, ubi kayu dan ubi jalar.

    2. HORTIKULTURA

      Pada sub sektor hortikultura Kecamatan Wasuponda merupakan penghasil tanaman sayuran, tanaman buah-buahan dan tanaman obat-obatan. Komoditi yang disajikan pada tanaman sayuran meliputi sawi, cabe rawit, tomat dan kacang panjang. Produksi terbesar dihasilkan tanaman tomat dan cabe rawit dengan produksi masing-masing sebesar 1 ton. Tanaman buah-buahan yang dihasilkan meliputi manga, durian, pisang, pepaya, nanas, rambutan dan duku dengan produksi terbesar adalah buah pisang sebanyak 79,80 ton. Sedangkan tanaman obat-obatan yang dihasilkan hanya laos/lengkuas dan kunyit.

    3. PERKEBUNAN

      Sementara itu, di sub sektor perkebunan, Kecamatan Wasuponda merupakan produsen tanaman kelapa, kelapa sawit, kopi, lada dan coklat. Tanaman coklat merupakan tanaman perkebunan paling potensial dengan luas tanam sebesar 7.028 ha dengan produksi sebesar 3.063,06 ton selama tahun 2012.

    4. PETERNAKAN

      Sapi merupakan ternak besar terbanyak yang terdapat di Kecamatan Wasuponda, sebanyak 804 ekor, sedangkan kerbau 99. Sementara itu, ternak kecil yang paling banyak adalah ternak babi 830 ekor, kemudian kambing sebanyak 423 ekor. Selanjutnya ternak unggas yang terbanyak adalah ayam kampung sebanyak 9.072 ekor, sedangkan ayam pedaging dan itik masing-masing sebanyak 28.510 dan 1.041 ekor.

    5. PERIKANAN

      Kecamatan Wasuponda memiliki potensi perikanan berupa budidaya ikan di kolam dan di sawah dengan jumlah rumah tangga pembudidaya sebanyak 76 rumah tangga yang menghasilkan sebanyak 68 ton.

  6. PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN DAN ENERGI

    1. PERINDUSTRIAN

      Pada tahun 2012, di Kecamatan Wasuponda memiliki 112 usaha industri dengan jumlah tenaga kerja sebesar 246 orang. Usaha industri yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah usaha industri rumah tangga yaitu sebanyak 204 orang.

    2. PERTAMBANGAN DAN ENERGI

      Kecamatan Wasuponda memiliki potensi penggalian berupa batu/koral dan Silika. Desa yang memiliki potensi ini yaitu desa Balambano, Tabarano, Wasuponda dan Kawata. Rumah tangga pelanggan listrik PLN di Kecamatan Wasuponda cukup besar sebanyak 1.858 rumah tangga yang tersebar di empat desa.

  7. TRANSPORTASI, KOMUNIKASI DAN PARIWISATA

    Sarana transportasi darat sudah cukup memadai di Kecamatan Wasuponda. Hal ini terlihat dari ketersediaan kendaraan umum penghubung antar desa. Jumlah kendaraan terbanyak adalah jenis minibus sebanyak 49 unit, namun jenis kendaraan yang mengalami peningkatan tertinggi adalah jenis motor ojek dengan peningkatan sebesar 9 persen. Sementara itu Fasilitas Komunikasi dan Informasi cukup memadai di beberapa desa ditandai dengan adanya 1 warnet, 5 usaha tv kabel dan juga terdapat 1 kantor pos dan giro yg terletak di Desa Tabarano. Obyek wisata yang terdapat di Kecamatan Wasuponda ada dua yaitu air terjun Matabuntu dan air terjun Kawata. Keduanya merupakan jenis wisata tirta.

  8. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN

    Untuk menunjang kegiatan perekonomian penduduk Kecamatan Wasuponda, sampai dengan tahun 2012 terdapat sebanyak 3 pasar, 4 rumah makan/restoran, 11 warung/kedai makan minum dengan ditunjang 2 penginapan.

  9. KEUANGAN

    Pada tahun 2012 realisasi pendapatan asli daerah KecamatanWasuponda mencatat pencapaian lebih dari 40 juta lebih jika dipresentasekan mencapai 101 persen lebih dari target yang harusnya dicapai. Sementara itu Realisasi penerimaan PBB mencapai angka 100 persen untuk tiap desanya. Hal ini mencerminkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak untuk pembangunan lebih lanjut.

    Lembaga keuangan yang tersedia di Kecamatan Wasuponda yaitu 1 Bank dan 1 pegadaian yang terletak di Desa Ledu-Ledu. Selain itu terdapat pula 15 unit Koperasi Non KUD dimana jumlah terbanyak juga berada pada Desa Ledu-Ledu.

  10. LETAK GEOGRAFIS DAN BATAS ADMINISTRASI KECAMATAN WASUPONDA

  11. LETAK GEOGRAFIS/Geographical Location

    2° 18’ 00” - 2° 49’ 30”

     
    Lintang Selatan/South Latitude

    120° 52’ 30” - 121° 24’ 00”

    Bujur Timur/East Longitude
    BATAS-BATAS WILAYAH/Administration Boundaries

    SEBELAH UTARA/North Side

    :
    Propinsi Sulawesi Tengah / Province of Sulawesi Tengah

    SEBELAH TIMUR/East Side

    :
    Kec. Nuha dan Kec. Towuti / Subdistrict of Nuha and Towuti

    SEBELAH SELATAN/South Side

    :
    Kecamatan Malili dan Angkona / Subdistrict of Malili and Angkona

    SEBELAH BARAT/ West Side

    :
    Kecamatan Mangkutana dan Angkona/ Subdistrict of Mangkutana and Angkona
    LUAS WILAYAH/Total Area   1.244 km2
    JUMLAH DESA/ Number of Village   6 Definitif/ Definitive
    Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur

  12. LUAS WILAYAH DAN STATUS HUKUM DESA/KELURAHAN DI KECAMATAN WASUPONDA

    DESA/KELURAHAN
    LUAS WILAYAH (km2)
    PERSENTASE (%)
    STATUS HUKUM
    DEFINITIF
    PERSIAPAN
    001. BALAMBANO
    121
    9.73
    v
    002. TABARANO
    221
    17.77
    v
    003. LEDU-LEDU
    346
    27.81
    v
    004. WASUPONDA
    91
    7.32
    v
    005. KAWATA
    234
    18.81
    v
    006. PARUMPANAI
    231
    18.57
    v
    JUMLAH
    1.244
    100,00
    6
    0
    Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur

  13. WILAYAH DAN TOPOGRAFI DESA/KELURAHAN DI KECAMATAN WASUPONDA

  14. DESA/KELURAHAN
    WILAYAH
    TOPOGRAFI
    PANTAI
    BUKAN PANTAI
    DATAR
    BERBUKIT BUKIT
    001. BALAMBANO
    v
    v
    002. TABARANO
    v
    v
    003. LEDU-LEDU
    v
    v
    004. WASUPONDA
    v
    v
    005. KAWATA
    v
    006. PARUMPANAI
    v
    v
    JUMLAH
    0
    6
    0
    6
    Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur

  15. JARAK DESA/KELURAHAN KE IBUKOTA KECAMATAN DAN KE IBUKOTA KABUPATEN DI KECAMATAN WASUPONDA

    DESA/KELURAHAN
    JARAK KE - (Km)
    IBUKOTA KECAMATAN
    IBUKOTA KABUPATEN
    001. BALAMBANO
    3.5
    30
    002. TABARANO
    0.2
    34
    003. LEDU-LEDU
    0.8
    35
    004. WASUPONDA
    0.8
    34
    005. KAWATA
    44.0
    13
    006. PARUMPANAI
    53.0
    22
    Sumber : Kantor Camat Wasuponda


  16. DATA DESA DAN NAMA KEPALA DESA DI KECAMATAN WASUPONDA

    NAMA
    NAMA KEPALA DESA
    KECAMATAN
    ALAMAT
    DESA
    WASUPONDA
    JL. A. NYIWI NO. 10, WASUPONDA
    LEDU - LEDU
    ANDI AHMAD
    KAWATA
    Drs. H. ABU PAWAKKA
    TABARANO
    PARMENAS KENDA
    WASUPONDA
    AGNAL PADANG
    PERUMPANAI
    IRSAN
    BALAMBANO
    SYAHRUDDIN

 

NURLANG, BA

INFOGRAFIS

Resep Anti Hoax web

Webmail
email_icon
Weblink SKPD
  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
  • Dinas PMD
  • Dinas Lingkungan Hidup
  • Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan
  • Dinas PPKB
  • Dinas Dukcapil
  • Dinas Pertanian
  • Dinas Perkintan
  • Dinas Kesehatan
  • Dinas Pendidikan
  • Dinas PerkopUKM
  • Dinas SosPP & PA
  • Dinas PU & PR
  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Dinas Perhubungan
  • Badan Perlitbangda
  • BKPSDM
  • BPBD
  • Badan Pengelolaan Keuangan Daerah
  • Inspektorat
  • RSUD Ilagaligo
  • Kesbangpol
  • SatpolPP & Damkar
  • Kecamatan Burau
  • Kecamatan Wotu
  • Kecamatan Mangkutana
  • Kecamatan Kalaena
  • Kecamatan Tomoni
  • Kecamatan Tomoni Timur
  • Kecamatan Angkona
  • Kecamatan Kalaena
  • Kecamatan Malili
  • Kecamatan Wasuponda
  • Kecamatan Towuti
  • Kecamatan Nuha
  • Monev Ekbang 2015

    Format Monitoring Evaluasi
    Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang)
    Setdakab. Luwu Timur

    [File unduh disini]

    Info LPSE Lutim

    .:: LPSE Lutim new1

    Info ULP Lutim

    .:: Info ULP Lutim 2014 new1

    • Pengumuman Lelang Manual Tahap 1 2014
    • Pengumuman Lelang Manual Tahap 2 2014
    • Pengumuman Lelang Manual Tahap 3 2014
    • Daftar Paket Siap Lelang terbaru
    • Daftar Nama-nama Paket ULP Pokja Barang

    ..:: Data selengkapnya Unduh Disini

    Informasi Ketenagakerjaan

    .:: Renstra Naker
        2016 - 2021
    new1

     

    Sepagai upaya peningkatan pelayanan ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial khususnya pelayanan Wajib Lapor Ketenagakerjaan bagi perusahaan yang ada di lingkup Pemeritah Kabupaten Luwu Timur, maka Disnakertransos menyediakan Formulir Wajib Lapor Ketenagakerjaan untuk dapat diunduh oleh para pengusaha yang akan melakukan pengurusan Wajib Lapor Ketenagakerjaan.

      Link Download

      Banner 3  RPJMD 2016 - 2021
       Rencana Pembangunan
       Jangka
      Menengah Daerah
       Kab. Luwu Timur

      data APBN  APBD | PERENCANAAN | JDIH
       Informasi APBD, Produk
       Hukum, Produk Perencanaan
       Kabupaten Luwu Timur

      Koper-OK  BANSOS DAN DANA HIBAH 
       Informasi Bantuan Sosial
       dan Dana Hibah 2017
       Kabupaten Luwu Timur

      BAKOHUMASJ-fix

      LPSEJ-fix

      BPSJ-fix

      Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

      Seluruh Informasi Pembangunan
      Daerah Kabupaten Luwu Timur
      seluruhnya lengkap disajikan
      pada link di bawah ini

      Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

      Artikel dan Infografis Narasi Tunggal

      Hemat Energi “Potong 10%”
      Dorong Kesadaran
      Pemanfaatan Energi
      Bertanggung Jawab
      Gunakan tagar #Potong10Persen
      (Narasi Tunggal 21 Mei 2017)

      Unduh File Disini

      Arsip Berita

    • 2017 (159)
    • 2016 (389)
    • 2015 (282)