Profil Kecamatan Malili

PROFIL KECAMATAN MALILI

Peta-Kec.Malili


Link Website Kecamatan Malili

 

 

  1. KEADAAN GEOGRAFIS

    Kecamatan Malili merupakan ibu kota dari Kabupaten Luwu Timur. Kecamatan ini memiliki luas wilayah sebesar 921,20 km2. Kecamatan Malili berbatasan dengan Kecamatan Nuha di sebelah utara, Kecamatan Nuha dan Towuti sebelah timur, sebelah selatan berbatasan dengan Teluk Bone dan Propinsi Sulawesi Tenggara, dan di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Angkona dan Teluk Bone. Kecamatan Malili terdiri dari 14 wilayah pedesaan dan 1 wilayah kelurahan yang semuanya berstatus definitif. Wilayah Kecamatan Malili merupakan wilayah bukan pantai. Dari 15 desa/kelurahan, hanya terdapat 2 desa yang merupakan wilayah pantai yaitu Desa Harapan dan Desa Lakawali Pantai. Secara topografi, wilayah Kecamatan Malili merupakan daerah berbukit-bukit.
    Terdapat empat sungai yang mengalir di Kecamatan ini yaitu sungai Lawape, Malili, sungai Cerekang, dan sungai Pongkeru.

 

diagram-presentase-luas-wilayah-malili

 

  1. PEMERINTAHAN

    Pada tahun 2012 Kecamatan Malili terdiri dari 49 dusun, 5 lingkungan dan 140 RT. Pada Tahun yang sama pula tercatat sebanyak 326 surat nikah yang telah dikeluarkan khusus untuk pemeluk Agama Islam. dan tercatat pula 38 perkara pidana dimana yang terselesaikan sebanyak 32.

    Sampai dengan tahun 2012 tercatat sebanyak 207 orang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Kecamatan Malili. Dari jumlah tersebut sebanyak 1 orang merupakan PNS golongan I, 82 orang golongan II, 105 orang golongan III, dan sebanyak 19 orang golongan IV. Berdasarkan Tingkat pendidikannya, PNS di lingkup Kecamatan Malili sebagian besar merupakan lulusan pendidikan tinggi. Dari 207 pegawai yang ada terdapat 6 pegawai lulusan S2, 104 pegawai lulusan S1, 79 pegawai lulusan Diploma, dan sebanyak 18 pegawai merupakan lulusan SLTA  kebawah. Selain itu terdapat pula sebayak 22 personil polisi yang siap memberi pelayanan di Kecamatan ini.

  2. PENDUDUK

    Kepadatan penduduk di Kecamatan Malili yaitu sekitar 40 jiwa per kilometer persegi. Desa yang terpadat penduduknya adalah Desa Manurung dengan kepadatan 693 jiwa per kilometer persegi, sedang Paling rendah adalah Desa Laskap dengan kepadatan hanya sekitar 3 jiwa per kilometer persegi. Pada tahun 2012, jumlah penduduk di Kecamatan Malili sebanyak 37.656 jiwa yang terbagi ke dalam 7.017 rumah tangga, dengan rata-rata penduduk dalam satu rumah tangga sebanyak 5 jiwa. Jumlah penduduk laki-laki di kecamatan Malili lebih banyak dibandingkan penduduk perempuan. Jumlah laki-laki sebanyak 19.706 jiwa sedangkan perempuan sebanyak 17.950 jiwa, sehingga rasio jenis kelaminnya sebesar 109,78 yang artinya dari 100 wanita terdapat sekitar 109 laki-laki. Sementara itu, laju pertumbuhan penduduk dari tahun 2011- 2012 sebesar 2,82 persen.

  3. SOSIAL

    1. PENDIDIKAN

      Fasilitas pendidikan di Kecamatan Malili relatif lengkap. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Luwu Timur, Jumlah TK di Kecamatan Malili pada tahun 2012 sebanyak 22 unit, 23 unit SD, 7 unit SLTP dan 5 unit SLTA (4 unit SLTA negeri dan 1 unit swasta).
      Rasio murid guru memberikan gambaran rata-rata banyaknya murid yang diajar oleh seorang guru, rasio ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat efektifitas guru dalam proses belajar mengajar. Tahun ajaran 2011/2012, rasio murid guru TK dan SD masing-masing sebesar 11 siswa dan 17 siswa setiap guru. Sedangkan untuk SLTP dan SLTA masing-masingsebesar 15 siswa dan 14 siswa setiap guru.

    2. KESEHATAN

      Fasilitas Kesehatan yang ada di Kecamatan Malili antara lain dua buah puskesmas yang terletak di desa Puncak Indah dan desa Pasi-pasi, 18 unit poskesdes, 29 unit posyandu, 8 tempat praktek dokter, dan 5 unit apotek. Sedangkan tenaga medis yang tersedia antara lain 6 dokter umum, 3 dokter gigi, 1 apoteker, 29 bidan, 36 perawat dan 28 dukun bayi. Pada tahun 2012 tercatat sekitar 15 kelahiran yang ditangani oleh dokter dan 811 kelahiran yang ditangani oleh bidan, total bayi yang lahir hidup sebanyak 822 bayi.

    3. AGAMA

      Mayoritas penduduk Kecamatan Malili beragama Islam. Kondisi ini antara lain dapat dilihat dari banyaknya tempat ibadah bagi umat Islam seperti masjid sebanyak 52 buah dan mushalah/langgar sebanyak 23 buah. Sebagian penduduk Kecamatan Malili memeluk agama Kristen dan Hindu dengan jumlah tempat ibadah berupa gereja sebanyak 18 buah dan Pura 5 buah.

    4. SOSIAL LAINNYA

      Tinggi atau rendahnya frekuensi tindak kriminal akan menjadi indikator besarnya ancaman terhadap keamanan dan ketertiban umum di daerah. Oleh karena itu, sebagai indikator keamanan maka statistik kriminal perlu diamati dari waktu ke waktu. Sampai dengan tahun 2012, tercatat terjadi 38 kasus kriminalitas yang didominasi oleh kasus perkelahian dan penganiayaan serta penipuan.

    5. PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN

      Pada tahun 2012, bangunan rumah di kecamatan Malili umumnya merupakan rumah non-permanen. Sedangkan untuk sumber air minum, sebagian besar masyarakat menggunakan sumur atau air kemasan sebagai sumber air minum utama. Bahan bakar utama yang digunakan oleh penduduk kecamatan malili untuk memasak pada umumnya adalah gas dan kayu bakar.

  4. PERTANIAN

    1. TANAMAN PANGAN

      Pada tahun 2012, Produksi padi di Kecamatan Malili mencapai 2.770,5 ton dengan luas penen sebanyak 654 hektar. Desa Manurung merupakan desa dengan produksi padi tertinggi yaitu 1.227,2 ton atau sebesar 44,3 persen dari total produksi padi di Kecamatan malili. Selain padi, Kecamatan Malili juga menghasilkan jagung, kacang kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu dan ubi jalar.

    2. HORTIKULTURA

      Kecamatan Malili juga menjadi penghasil tanaman hortikultura berupa sayuran dan tanaman buah-buahan. Jenis sayuran yang memiliki produksi paling besar adalah tanaman cabe dengan produksi sebesar 17,9
      ton, sedangkan Jenis buah-buahan yang memiliki produksi paling besar adalah buah pisang dengan jumlah produksi 648,6 ton.

    3. PERKEBUNAN

      Sementara itu di sub sektor perkebunan, Kelapa Sawit merupakan tanaman yang memiliki potensi paling besar di Kecamatan Malili. Luas lahan tanaman kelapa sawit sebanyak 1.598,5 ha dengan produksi sebesar 11.345,6 ton selama tahun 2012.

    4. PETERNAKAN

      Sapi potong merupakan ternak besar terbanyak yang terdapat di Kecamatan Malili, jumlahnya mencapai 451 ekor. Ternak kecil yang paling banyak dipelihara di kecamatan Malili adalah ternak kambing sebanyak
      723 ekor. Sementara itu ayam kampung menjadi ternak unggas yang paling banyak di pelihara, jumlahnya mencapai 23.856 ekor.

    5. PERIKANAN

      Kecamatan Malili adalah salah satu kecamatan yang berada di pesisir Teluk Bone sehingga daerah ini memiliki potensi besar terhadap perikanan laut dengan total produksi yang dihasilkan selama tahun 2012 sebanyak 2.436 ton ikan. Disamping perikanan laut, daerah ini juga memiliki potensi terhadap budidaya ikan di areal tambak dan kolam dengan produksi sebanyak 8.829 ton.

  5. PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN DAN ENERGI

    1. PERINDUSTRIAN

      Pada tahun 2012, Kecamatan Malili memiliki 491 usaha industri dengan jumlah tenaga kerja sebesar 715 orang. Usaha industri yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah adalah usaha industri makanan dan minuman, kebutuhan masyarakat akan ketersediaan makanan dan minuman menjadikan usaha ini masih berpotensi untuk tetap berkembang.

    2. PERTAMBANGAN DAN ENERGI

      Kecamatan Malili memiliki potensi tambang dan penggalian berupa batu/koral, pasir, dan tanah liat. Potensi penggalian batu/koral terdapat di Desa Harapan, Puncak Indah, Ussu, dan Manurung. Potensi penggalian pasir terdapat di desa Pongkeru, Puncak Indah, Malili dan Wewangriu. Sedangkan potensi penggalian tanah liat terdapat di desa Pongkeru dan Wewangriu.

      Rumah tangga pelanggan listrik PLN di Kecamatan Malili mencapai 4.653 rumah tangga yang tersebar di hampir seluruh desa kecuali desa tarabbi, sedangkan pelanggan listrik Non-PLN mencapai 1.880 rumah tangga yang tersebar di seluruh desa.
  6. TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI

    Sarana transportasi darat sudah cukup memadai di Kecamatan Malili. Hal ini terlihat dari ketersediaan kendaraan umum penghubung antar desa seperti motor ojek. Ketersediaan pom bensin juga sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Kecamatan Malili. Selain itu tersedia pula sarana komunikasi berupa kantor pos pembantu di kelurahan Malili.

  7. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN

    Untuk menunjang kegiatan perekonomian penduduk di Kecamatan Malili, sampai dengan tahun 2012 terdapat 3 unit pasar, 3 minimarket, 68 kelompok pertokoan, 38 rumah makan/restoran, 164 warung makan/kedai makan minum, dan ditunjang oleh 9 hotel/penginapan.

  8. KEUANGAN

    Pada tahun 2012, realisasi pendapatan asli daerah kecamatan Malili mencatat pencapaian lebih dari 424 juta rupiah atau sekitar 117,80 persen dari nilai yang ditargetkan. Namun realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan hanya tercatat sebesar 990 juta rupiah atau 87,39 persen dari total target penerimaan. Lembaga keuangan menjadi salah satu penggerak roda perekonomian di suatu wilayah. Di tahun 2012, kecamatan malili di dukung oleh beberapa lembaga keuangan diantaranya 5 unit bank, 1 unit pegadaian, dan 1 unit asuransi. Selain itu, terdapat 1 unit KUD dan 41 unit non-KUD yang tersebar di kecamatan Malili.

  9. LETAK GEOGRAFIS DAN BATAS ADMINISTRASI KECAMATAN MALILI
  10. 2° 29’24” - 2° 51’ 33”

    Lintang Selatan/South Latitude

    120° 57’ 16” - 121° 22’ 46”

    Bujur Timur/East Longitude
    BATAS-BATAS WILAYAH/Administration Boundaries

    SEBELAH UTARA/North Side

    :
    Kecamatan Nuha / Nuha Subdistrict

    SEBELAH TIMUR/East Side

    :
    Kecamatan Nuha dan Towuti / Nuha and Towuti Subdistrict

    SEBELAH SELATAN/South Side

    :
    Teluk Bone dan Prop. Sulawesi Tenggara / Gulf of Bone and Prov. of Sulawesi Tenggara

    SEBELAH BARAT/ West Side

    :
    Kecamatan Angkona dan Teluk Bone / Angkona Subdistrict and Gulf of Bone
    LUAS WILAYAH/Total Area 921,20 km2
    JUMLAH DESA/ Number of Village 14 Definitif/ Definitive
    Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur

  11. LUAS WILAYAH DAN STATUS HUKUM DESA/KELURAHAN DI KECAMATAN MALILI
    DESA/KELURAHAN
    LUAS WILAYAH (km2)
    PERSENTASE (%)
    STATUS HUKUM
    DEFINITIF
    PERSIAPAN
    001. HARAPAN
    148,24
    16,09
    v
    002. PONGKERU
    30,52
    3,31
    v
    003. LASKAP
    513,00
    55,69
    v
    004. PUNCAK INDAH
    12,26
    1,33
    v
    005. PASI - PASI
    30,61
    3,26
    v
    006. MALILI
    12.16
    1,32
    v
    007. WEWANGRIU
    55,00
    5,97
    v
    008. BALANTANG
    13,40
    1,45
    v
    009. BARUGA
    7,20
    0,78
    v
    010. USSU
    8,30
    0,90
    v
    011. ATUE
    3,70
    0,40
    v
    012. MANURUNG
    5,77
    0,63
    v
    013. LAKAWALI
    41,60
    4,51
    v
    014. TARABBI
    7,23
    0,78
    v
    015. LAKAWALI PANTAI
    32,21
    3,50
    v
    JUMLAH
    921,20
    100,00
    15
    0
    Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur

  12. DATA DESA DAN NAMA KEPALA DESA DI KECAMATAN MALILI

    NAMA
    NAMA KEPALA DESA
    KECAMATAN
    ALAMAT
    DESA
    MALILI
    JL. DR. SAM RATULAGI NO. 07
    HARAPAN
    SAPARUDDIN, SE
    LASKAP
    JAMAL
    MALILI
    ROSTATI ATTAS
    MANURUNG
    Ir. ABD. KANAL
    WEWANG RIU
    LALU MURNA
    BARUGA
    SYAMSU ALAM ACHMAD, SE
    LAKAWALI
    Drs. MUH. ZAINURI
    USSU
    ANDI USMAN
    TARABBI
    SULAEMAN PAALLO
    BALANTANG
    SYAHRIR
    ATUE
    M. ALWI
    PONGKERU
    SYARIFUDDIN
    PUNCAK INDAH RUTH SAPAN
          PASI-PASI YUSUF SAMAN
    LAKAWALI  PANTAI A. WAHYUDDIN S.

 

Idul Fitri 1438H / 2017M

Banner-Idul-Fitri-1438H

Webmail
email_icon
Weblink SKPD
  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
  • Dinas PMD
  • Dinas Lingkungan Hidup
  • Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan
  • Dinas PPKB
  • Dinas Dukcapil
  • Dinas Pertanian
  • Dinas Perkintan
  • Dinas Kesehatan
  • Dinas Pendidikan
  • Dinas PerkopUKM
  • Dinas SosPP & PA
  • Dinas PU & PR
  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Dinas Perhubungan
  • Badan Perlitbangda
  • BKPSDM
  • BPBD
  • Badan Pengelolaan Keuangan Daerah
  • Inspektorat
  • RSUD Ilagaligo
  • Kesbangpol
  • SatpolPP & Damkar
  • Kecamatan Burau
  • Kecamatan Wotu
  • Kecamatan Mangkutana
  • Kecamatan Kalaena
  • Kecamatan Tomoni
  • Kecamatan Tomoni Timur
  • Kecamatan Angkona
  • Kecamatan Kalaena
  • Kecamatan Malili
  • Kecamatan Wasuponda
  • Kecamatan Towuti
  • Kecamatan Nuha
  • Monev Ekbang 2015

    Format Monitoring Evaluasi
    Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang)
    Setdakab. Luwu Timur

    [File unduh disini]

    Info LPSE Lutim

    .:: LPSE Lutim new1

    Info ULP Lutim

    .:: Info ULP Lutim 2014 new1

    • Pengumuman Lelang Manual Tahap 1 2014
    • Pengumuman Lelang Manual Tahap 2 2014
    • Pengumuman Lelang Manual Tahap 3 2014
    • Daftar Paket Siap Lelang terbaru
    • Daftar Nama-nama Paket ULP Pokja Barang

    ..:: Data selengkapnya Unduh Disini

    Informasi Ketenagakerjaan

    .:: Renstra Naker
        2016 - 2021
    new1

     

    Sepagai upaya peningkatan pelayanan ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial khususnya pelayanan Wajib Lapor Ketenagakerjaan bagi perusahaan yang ada di lingkup Pemeritah Kabupaten Luwu Timur, maka Disnakertransos menyediakan Formulir Wajib Lapor Ketenagakerjaan untuk dapat diunduh oleh para pengusaha yang akan melakukan pengurusan Wajib Lapor Ketenagakerjaan.

      Link Download

      Banner 3  RPJMD 2016 - 2021
       Rencana Pembangunan
       Jangka
      Menengah Daerah
       Kab. Luwu Timur

      data APBN  APBD | PERENCANAAN | JDIH
       Informasi APBD, Produk
       Hukum, Produk Perencanaan
       Kabupaten Luwu Timur

      Koper-OK  BANSOS DAN DANA HIBAH 
       Informasi Bantuan Sosial
       dan Dana Hibah 2017
       Kabupaten Luwu Timur

      BAKOHUMASJ-fix

      LPSEJ-fix

      BPSJ-fix

      Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

      Seluruh Informasi Pembangunan
      Daerah Kabupaten Luwu Timur
      seluruhnya lengkap disajikan
      pada link di bawah ini

      Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

      Artikel dan Infografis Narasi Tunggal

      Lokakarya Peran Teknologi Keuangan
      dalam Pembangunan, bertema

      Fintech untuk Pembangunan
      yang Inklusif dan Berkelanjutan

      Gunakan tagar #fintech
      (Narasi Tunggal 24 Mei 2017)

      Unduh File Disini

      fintech

      Arsip Berita

    • 2017 (179)
    • 2016 (389)
    • 2015 (282)