Profil Kecamatan Angkona

 

PROFIL KECAMATAN ANGKONAPeta-Kec.Angkona

Link Website Kecamatan Angkona

 
 
  1. KEADAAN GEOGRAFIS
    Kecamatan Angkona merupakan salah satu kecamatan yang terletak di sebelah barat ibukota Kabupaten Luwu Timur, dengan luas wilayah 147,24 km2. Kecamatan Angkona berbatasan dengan Kecamatan Nuha di sebelah utara, Kecamatan Malili dan Nuha sebelah timur, sebelah selatan berbatasan dengan Teluk Bone, dan di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Kalaena, Tomoni Timur dan Wotu. Pada akhir tahun 2012, terdapat dua desa yang baru dimekarkan yaitu desa Watang Panua pemekaran dari desa Maliwowo dan desa Wanasari hasil pemekaran dari desa Balirejo, sehingga jumlah desa bertambah dari 8 desa menjadi 10 desa yang kesemuanya sudah berstatus definitif. Wilayah Kecamatan Angkona sebagian besar merupakan daerah non pesisir yang secara topografi daerahnya relatif datar mulai dari ketinggian 3 – 15 meter dari permukaan laut dan kemiringan pantainya tidak terlalu besar, berkisar antara 0 – 0,3 derajat yang tergolong datar dan landai. Terdapat banyak sungai yang mengaliri kecamatan ini diantaranya sungai Angkona dan sungai Langkara.

  2. PEMERINTAHAN
    Pada tahun 2012, Kecamatan Angkona memiliki 42 dusun dengan 160 RT, jumlah ini tidak mengalami perubahan dari tahun 2011. Pada tahun 2012 tercatat 72 pegawai negeri sipil (PNS) bekerja di Kecamatan Angkona yang tersebar di 4 instansi yaitu Kantor Kecamatan Angkona, Puskesmas Angkona, Kantor Urusan Agama (KUA), dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). PNS paling banyak berada di Puskesmas Angkona yaitu sebanyak 38 orang sedangkan paling sedikit berada di Kantor Urusan Agama yaitu sebanyak 2 orang.

  3. PENDUDUK
    Berdasarkan hasil Laporan Rekapitulasi Penduduk pada akhir bulan Desember tahun 2012, Kepadatan penduduk di Kecamatan Angkona mencapai 168 orang per kilometer persegi. Desa yang terpadat penduduknya adalah Desa Watang Panua dengan kepadatan 516 orang per kilometer persegi, sedang paling rendah adalah Desa Mantadulu dengan kepadatan sekitar 101 orang per kilometer persegi. Pada tahun 2012, jumlah penduduk di  Kecamatan Angkona sebanyak 24 812 orang yang terbagi ke dalam 5.939 rumah tangga, dengan ratarata penduduk dalam satu rumahtangga sebanyak 4 orang.

    Jumlah penduduk laki-laki di kecamatan Angkona lebih banyak dari jumlah perempuan, masing-masing sebanyak 12 717 dan 12 095 orang, sehingga rasio jenis kelaminnya sebesar 105,14 yang artinya dari 100 wanita terdapat sekitar 105 laki-laki. Sementara itu, laju pertumbuhan penduduk dari tahun 2011-2012 sebesar 0,08 persen per tahun.

  4. SOSIAL

    1. PENDIDIKAN
      Fasilitas pendidikan di Kecamatan Angkona dari tingkat TK sampai dengan tingkat SMA telah tersedia. Pada Tahun 2012, Kecamatan Angkona memiliki 15 unit TK dengan jumlah murid 495 orang, 20 unit SD dengan jumlah murid 3.030 orang, 8 unit SLTP dengan jumlah murid 1.149 orang, dan 3 unit SMA dengan jumlah murid 696 orang. Rasio murid dengan guru memberikan gambaran rata-rata banyaknya murid yang diajar oleh seorang guru. Angka rasio ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat efektifitas guru dalam proses belajar mengajar. Pada tahun ajaran 2012 rasio murid guru SD sebesar 14,49 murid setiap guru. Sedangkan rasio untuk jenjang pendidikan SLTP dan SLTA masing-masing sebesar 8,70 dan 12,21 siswa setiap gurunya.

    2. KESEHATAN
      Fasilitas Kesehatan di Kecamatan Angkona terdiri dari satu unit puskesmas yang terletak di Desa Solo, 7 unit pustu, 4 unit poskesdes, 26 unit posyandu, dan satu tempat praktek dokter. Tenaga medis yang tersedia di Kecamatan Angkona diantaranya 1 dokter umum, 1 dokter gigi, 10 bidan, 17 perawat, 8 orang dukun bayi, dan 9 tenaga kesehatan lainnya. Kondisi kesehatan masyarakat kecamatan Angkona dapat dilihat dari banyaknya pengunjung di fasilitas kesehatan. Selama tahun 2012, jumlah pengunjung yang rawat jalan di fasilitas kesehatan mencapai 41.364 orang atau sekitar 3447 orang perbulan atau sama dengan 114 orang per hari, jumlah pengunjung terbanyak terjadi pada bulan November yakni sebanyak 4.260 orang. Jenis penyakit yang banyak diderita adalah infeksi saluran pernafasan sebanyak 330 penderita.

      Berdasarkan hasil pendataan Kantor Keluarga Berencana- Keluarga Sejahtera (KB-KS) Kecamatan Angkona, jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) di Kecamatan Angkona sebanyak 4.076 pasangan. Berdasarkan data dari  Puskesmas Angkona, peserta KB aktif di kecamatan ini tercatat sebanyak 4.631 orang.

    3. AGAMA
      Mayoritas penduduk Kecamatan Angkona beragama Islam. Kondisi ini antara lain dapat dilihat dari banyaknya tempat ibadah bagi umat Islam seperti masjid sebanyak 37 buah dan mushalah/langgar sebanyak 23 buah. Penduduk kecamatan Angkona sebagian juga memeluk agama Kristen dan Hindu dengan jumlah tempat ibadah berupa gereja sebanyak 26 buah dan pura sebanyak 18 buah.

    4. PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN
      Pada umumnya masyarakat Kecamatan Angkona menggunakan sumur sebagai sumber air minum utama. Sebagai bahan bakar untuk memasak, masyarakat Angkona masih menggunakan kayu bakar sebagai pilihan utama.

      Kondisi fisik bangunan rumah di Kecamatan Angkona masih seimbang antara rumah permanen sebanyak 2.609 rumah dengan rumah non permanen sebanyak 2.075 rumah, sedangkan rumah semi permanen sebanyak 1.479 rumah.

  5. PERTANIAN

    1. TANAMAN PANGAN
      Luas lahan sawah di Kecamatan Angkona pada tahun 2012 mencapai 2.294 hektar atau sekitar 15,58 persen dari luas wilayah kecamatan Angkona. Lahan sawah yang terluas berada di Desa Tawakua sebesar 560 hektar. Berdasarkan Rekap SP-Tanaman Pangan Tahun 2012, produksi padi Kecamatan Angkona sebesar 15.409,14 ton dari 2.559 hektar Luas Panen. Selain padi, kecamatan Angkona juga menghasilkan tanaman pangan lain seperti jagung, kacang kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan ubi jalar.

    2. HORTIKULTURA
      Kecamatan Angkona juga menjadi penghasil tanaman sayuran dan tanaman buah-buahan. Komoditi yang dihasilkan dari tanaman sayuran meliputi kacang panjang, cabe, tomat, kangkung, dan bayam. Produksi terbesar dihasilkan tanaman kacang panjang yaitu sebanyak 45,17 ton dari luas panen 17 ha. Tanaman buah-buahan yang dihasilkan meliputi mangga, durian, jeruk, pisang, pepaya, rambutan, duku, dan nanas. Produksi terbesar adalah buah pisang sebanyak 96,30 ton.

    3. PERKEBUNAN
      Untuk sub sektor perkebunan, Kecamatan Angkona merupakan produsen tanaman kelapa, kelapa sawit, kopi, lada, dan kakao. Tanaman kelapa sawit dan kakao merupakan tanaman perkebunan paling potensial di  kecamatan Angkona. Luas panen kelapa sawit sebesar 1.612,50 ha menghasilkan produksi sebesar 14.004,62 ton, sedangkan tanaman kakao dengan luas panen sebanyak 5.156 ha menghasilkan produksi sebesar 2.182,8 ton selama tahun 2012.

    4. PETERNAKAN
      Berdasarkan data Dinas Pertanian, perkebunan dan peternakan Kabupaten Luwu Timur tahun 2012 , sapi potong merupakan ternak besar yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat di Kecamatan Angkona,  jumlahnya mencapai 2.050 ekor. Sedangkan Ternak kecil yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat Angkona adalah ternak babi dengan jumlah 1.067 ekor, dan ternak unggas yang terbanyak adalah ayam petelur sebanyak 4.462 ekor.

    5. PERIKANAN
      Kecamatan Angkona merupakan salah satu kecamatan yang berada di pesisir Teluk Bone sehingga daerah ini memiliki potensi yang besar terhadap perikanan laut dengan total produksi perikanan tangkap yang dihasilkan selama tahun 2012 sebanyak 812 ton ikan. Disamping perikanan laut, daerah ini juga memiliki potensi terhadap perikanan budidaya laut, tambak, dan kolam dengan total produksi sebesar 8.455 ton.

  6. PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN DAN ENERGI

    1. PERINDUSTRIAN
      Pada tahun 2012, Kecamatan Angkona memiliki 92 usaha industri dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 185 orang. Usaha industri yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah usaha industri furniture dan industri pengolahan lainnya, jumlahnya mencapai 90 orang.

    2. PERTAMBANGAN DAN ENERGI
      Kecamatan Angkona memiliki potensi penggalian sirtu, pasir, kapur, dan tanah liat. Potensi terbesar adalah potensi pasir yang tersebar di desa Maliwowo, Tampinna, Lameto, Tawakua, dan Watang panua.

      Sebanyak 2.389 rumah tangga di kecamatan Angkona tercatat sebagai rumah tangga pelanggan listrik PLN, sedangkan 1.192 rumah tangga lainnya menjadi pelanggan listrik Non-PLN, rumah tangga pelanggan listrik non-PLN tersebar di desa Tawakua, Mantadulu, dan Taripa.

  7. TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI

    Sarana transportasi darat sudah cukup memadai di Kecamatan Angkona, hal ini terlihat dari ketersediaan kendaraan umum penghubung antar desa seperti motor ojek. Hanya saja ketersediaan pom bensin belum dapat dinikmati oleh masyarakat Kecamatan Angkona. Fasilitas Komunikasi dan Informasi di kecamatan ini belum memadai, hal ini terlihat dari tidak adanya fasilitas wartel dan warnet, begitupula dengan kantor pos.

  8. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN
    Untuk menunjang kegiatan perekonomian penduduk, sampai dengan tahun 2012 kecamatan Angkona didukung oleh 7 unit pasar dan 26 rumah makan/restoran.

  9. KEUANGAN
    Pada tahun 2012 realisasi penerimaan PBB kecamatan Angkona mencapai angka 100 persen yakni sebesar Rp 351.491.677,00. Hal ini mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak demi pembangunan. Kecamatan Angkona didukung oleh 15 unit Non KUD yang tersebar di desa Maliwowo, Tampinna, Tawakua, Balirejo, dan Mantadulu.

  10. LETAK GEOGRAFIS DAN BATAS ADMINISTRASI KECAMATAN ANGKONA
  11. LETAK GEOGRAFIS/Geographical Location

    2° 21’ 00” - 2° 40’ 22”

    Lintang Selatan/South Latitude

    120° 52’ 02” - 121° 01’ 35”

    Bujur Timur/East Longitude
    BATAS-BATAS WILAYAH/Administration Boundaries

    SEBELAH UTARA/North Side

    :
    Kecamatan Nuha / Nuha Subdistrict

    SEBELAH TIMUR/East Side

    :
    Kecamatan Malili dan Nuha/ Malili and Nuha Subdistrict

    SEBELAH SELATAN/South Side

    :
    Teluk Bone / Gulf of Bone

    SEBELAH BARAT/ West Side

    :
    Kecamatan Mangkutana, Tomoni dan Wotu / Mangkutana, Tomoni and Nuha Subdistrict
    LUAS WILAYAH/Total Area 147,24 km2
    JUMLAH DESA/ Number of Village 10 Definitif/ Definitive
    Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur

  12. LUAS WILAYAH DAN STATUS HUKUM DESA/KELURAHAN DI KECAMATAN ANGKONA
    DESA/KELURAHAN
    LUAS WILAYAH (km2)
    PERSENTASE (%)
    STATUS HUKUM
    DEFINITIF
    PERSIAPAN
    001. MALIWOWO
    5,20
    3,53
    v
    002. TAMPINNA
    35,21
    23,91
    v
    003. LAMAETO
    9,01
    6,12
    v
    004. SOLO
    15,88
    10,79
    v
    005. TAWAKUA
    24,02
    16,31
    v
    006. BALIREJO
    5,00
    3,40
    v
    007. MANTADULU
    23,02
    15,63
    v
    008. TARIPA
    23,02
    15,63
    v
    009. WATANG PANUA
    3,81
    2,59
    v
    010. WANASARI
    3,07
    2,09
    v
    JUMLAH
    147,24
    100,00
    10
    0
    Sumber :Bagian Pemerintahan Setdakab. Luwu Timur

  13. WILAYAH DAN TOPOGRAFI DESA/KELURAHAN DI KECAMATAN ANGKONA
    DESA/KELURAHAN
    WILAYAH
    TOPOGRAFI
    PANTAI
    BUKAN PANTAI
    DATAR
    BERBUKIT BUKIT
    001. MALIWOWO
    v
    v
    002. TAMPINNA
    v
    v
    003. LAMAETO
    v
    v
    004. SOLO
    v
    v
    005. TAWAKUA
    v
    v
    006. BALIREJO
    v
    v
    007. MANTADULU
    v
    v
    008. TARIPA
    v
    v
    009. WATANG PANUA
    v
    v
    010. WANASARI
    v
    v
    JUMLAH
    3
    7
    9
    1
    Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur

  14. JARAK DESA/KELURAHAN KE IBUKOTA KECAMATAN DAN KE IBUKOTA KABUPATEN DI KECAMATAN
    ANGKONA
    DESA/KELURAHAN
    JARAK KE - (Km)
    IBUKOTA KECAMATAN
    IBUKOTA KABUPATEN
    001. MALIWOWO
    12
    32
    002. TAMPINNA
    10
    24
    003. LAMAETO
    3
    30
    004. SOLO
    0
    32
    005. TAWAKUA
    8
    34
    006. BALIREJO
    10
    45
    007. MANTADULU
    28
    60
    008. TARIPA
    32
    64
    009. WATANG PANUA
    9
    27
    010. WANASARI
    10
    45
    Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur

  15. DATA DESA DAN NAMA KEPALA DESA DI KECAMATAN ANGKONA

    NAMA
    NAMA KEPALA DESA
    KECAMATAN
    ALAMAT
    DESA
    ANGKONA
    JL. REFORMASI DESA SOLO
    TAWAKUA
    NASARUDDIN
    TAMPINNA
    MUHAMMAD YUSUF, SP
    SOLO
    GUSTI KETUT SUWETA
    TARIPA
    MUHAMMAD
    MANTADULU
    I WAYAN SUPARTA
    BALIREJO
    NYOMAN SANTOSA
    MALIWOWO
    MAHYUDDIN. M
    LAMAETO
    M. IWAN
    WATANG PANUA
    HERMAN, SE
    WANASARI
    MADE RAUH

LUWU TIMUR TERKEMUKA 2021

Banner2017-1

Webmail
email_icon
Weblink SKPD
  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
  • Dinas PMD
  • Dinas Lingkungan Hidup
  • Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan
  • Dinas PPKB
  • Dinas Dukcapil
  • Dinas Pertanian
  • Dinas Perkintan
  • Dinas Kesehatan
  • Dinas Pendidikan
  • Dinas PerkopUKM
  • Dinas SosPP & PA
  • Dinas PU & PR
  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Dinas Perhubungan
  • Badan Perlitbangda
  • BKPSDM
  • BPBD
  • Badan Pengelolaan Keuangan Daerah
  • Inspektorat
  • RSUD Ilagaligo
  • Kesbangpol
  • SatpolPP & Damkar
  • Kecamatan Burau
  • Kecamatan Wotu
  • Kecamatan Mangkutana
  • Kecamatan Kalaena
  • Kecamatan Tomoni
  • Kecamatan Tomoni Timur
  • Kecamatan Angkona
  • Kecamatan Kalaena
  • Kecamatan Malili
  • Kecamatan Wasuponda
  • Kecamatan Towuti
  • Kecamatan Nuha
  • Monev Ekbang 2015

    Format Monitoring Evaluasi
    Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang)
    Setdakab. Luwu Timur

    [File unduh disini]

    Info LPSE Lutim

    .:: LPSE Lutim new1

    Info ULP Lutim

    .:: Info ULP Lutim 2014 new1

    • Pengumuman Lelang Manual Tahap 1 2014
    • Pengumuman Lelang Manual Tahap 2 2014
    • Pengumuman Lelang Manual Tahap 3 2014
    • Daftar Paket Siap Lelang terbaru
    • Daftar Nama-nama Paket ULP Pokja Barang

    ..:: Data selengkapnya Unduh Disini

    Informasi Ketenagakerjaan

    .:: Renstra Naker
        2016 - 2021
    new1

     

    Sepagai upaya peningkatan pelayanan ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial khususnya pelayanan Wajib Lapor Ketenagakerjaan bagi perusahaan yang ada di lingkup Pemeritah Kabupaten Luwu Timur, maka Disnakertransos menyediakan Formulir Wajib Lapor Ketenagakerjaan untuk dapat diunduh oleh para pengusaha yang akan melakukan pengurusan Wajib Lapor Ketenagakerjaan.

      Link Download

      Banner 3  RPJMD 2016 - 2021
       Rencana Pembangunan
       Jangka
      Menengah Daerah
       Kab. Luwu Timur

      data APBN  APBD | PERENCANAAN | JDIH
       Informasi APBD, Produk
       Hukum, Produk Perencanaan
       Kabupaten Luwu Timur
      Koper-OK  BANSOS DAN DANA HIBAH 
       Informasi Bantuan Sosial
       dan Dana Hibah 2017
       Kabupaten Luwu Timur
      Koper-OK  BANSOS DAN DANA HIBAH 
       Realisasi Bantuan Sosial
       dan Dana Hibah 2017
       Kabupaten Luwu Timur

      BAKOHUMASJ-fix

      LPSEJ-fix

      BPSJ-fix

      Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

      Seluruh Informasi Pembangunan
      Daerah Kabupaten Luwu Timur
      seluruhnya lengkap disajikan
      pada link di bawah ini

      Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

      Artikel dan Infografis Narasi Tunggal

      Lokakarya Peran Teknologi Keuangan
      dalam Pembangunan, bertema

      Fintech untuk Pembangunan
      yang Inklusif dan Berkelanjutan

      Gunakan tagar #fintech
      (Narasi Tunggal 24 Mei 2017)

      Unduh File Disini

      fintech

      Ikuti Kami

       fb-icon twitter-icon icon YouTube

       SMS CENTER 0853 9403 6666