POTENSI PERIKANAN BUDIDAYA

Potensi Perikanan Budidaya  

a.   Budidaya Laut

Dengan panjang garis pantai 117,4 km, Kabupaten Luwu Timur memiliki potensi kawasan budidaya laut yang cukup besar.  Komoditas yang menjadi unggulan adalah Rumput Laut Euchema cottonii dengan produksi pada tahun 2009 sebesar 2.636 Ton dari 314 unit dengan produktifitas 8,4 Ton/Ha, dan komoditas ini mengalami peningkatan produksi yang signifikan dari tahun ke tahun. Saat ini komoditi rumput laut Euchema cottonii menjadi salah satu primadona aktivitas budidaya di Kecamatan Burau dan Wotu.

Hal yang menjadi pertimbangan bagi pembudidaya adalah teknis pembudidayaan yang sederhana dengan modal yang tidak terlalu banyak, serta masa budidaya yang cukup singkat antara 45 - 60 hari sehingga tidak memerlukan waktu yang cukup lama untuk memetik hasil.  Disamping itu, komoditas ini memiliki prospek pasar yang sangat baik.

Potensi pengembangan budidaya rumput laut Euchema cottonii diperlihatkan pada tabel berikut :

KECAMATAN

POTENSI LAHAN
(Ha)

LAHAN PRODUKTIF
(Ha)

RODUKSI
KERING
(Ton)

PRODUK-TIVITAS
(Kg/Ha)

URAU

1.500  

168  

1.401  

8.341  

WOTU  

800  

58  

494  

8.514  

ANGKONA  

200  

88  

741  

8.424  

MALILI  

120  

-  

-  

-  

JUMLAH 2009

2.620

314

2.636

8.427

JUMLAH 2008

2.620

290

2.393

8.250

Catatan : 1 Ton Kering = 10 Ton Basah

Peningkatan produksi ini tak terlepas dari perhatian pemerintah daerah dan pusat yang sangat besar baik berupa bantuan langsung (bibit, pupuk, modal, dll) dan bantuan pembinaan serta ditunjang sarana prasarana pengolahan rumput laut agar berkualitas semakin baik. Potensi lahan budidaya yang sangat luas dan layak  untuk pengembangan budidaya serta harga yang kompetitif mendorong peningkatan jumlah pembudidaya rumput laut Euchema cottonii.

b. Budidaya Air Payau

Produksi perikanan budidaya air payau atau tambak di Kabupaten Luwu Timur mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Potensi lahan tambak mencapai 10. 841 Ha yang dikelolah untuk mengembangkan komoditas unggulan terdiri dari Ikan Bandeng, Udang, Kepiting, dan Rumput Laut Gracillaria sp. Komoditi ini telah menjadi prioritas pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mendukung Provinsi Sulawesi Selatan sebagai sentra ikan bandeng, udang dan rumput laut.  

  • Bandeng

Budidaya ikan bandeng adalah komoditi yang paling banyak dan telah lama dikembangkan oleh para petani tambak di Kabupaten Luwu Timur. Produksi Ikan bandeng senantiasa mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan keterampilan petani tambak, penambahan lahan produktif baru yang masih alami serta berbagai program pemerintah untuk membantu peningkatan kebangkitan udang melalui bantuan bibit, permodalan dan perbaikan dan peningkatan sarana prasarana tambak.

Komoditas Bandeng dikelolah di 4 (empat) wilayah kecamatan pesisir yaitu Kecamatan Burau, Wotu, Angkona dan Malili dengan luas areal budidaya sekitar 5.781 Ha. Jumlah produksi tahun 2009 mencapai 4.985 Ton dengan produktifitas rata-rata 900 Kg/Ha.

Potensi pengembangan budidaya Ikan Bandeng diperlihatkan pada tabel di bawah:

KECAMATAN

POTENSI LAHAN
(Ha)

LAHAN PRODUKTIF
(Ha)

PRODUKSI (Ton)

PRODUK-TIVITAS
(Kg/Ha)

BURAU  

1.090 

605 

641 

1.061 

WOTU  

3.553 

1.869 

1.571 

841 

ANGKONA  

2.146 

1.190 

1.056 

888 

MALILI  

4.052 

2.119 

1.716 

810 

JUMLAH 2009

10.841 

5.781 

4.985 

900 

JUMLAH 2008

10.841

5.743

4.278

752

  •   Rumput laut Gracillaria sp

Kabupaten Luwu Timur memiliki areal budidaya tambak rumput laut  seluas 2.239 Ha, tercatat jumlah produksi tahun 2009 sebesar 9.287 Ton dengan produktifitas rata-rata dari 4.413  Kg/Ha, meningkat cukup signifikan mengingat  pada tahun 2006 dan produktifitas rumput laut hanya mencapai 2.887 Kg/Ha. Kualitas rumput laut yang dikelolah dengan pola konvensional oleh pembudidaya rumput laut di Kecamatan Malili, Angkona, Wotu maupun Burau memiliki kualitas yang cukup tinggi dibandingkan dengan kabupaten lain karena kondisi perairan pesisir Kabupaten Luwu Timur yang cukup terlindungi dari aktivitas industri yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan maupun tanah. Produksi perikanan budidaya air payau dapat lebih ditingkatkan mengingat sebagian besar lahan  tambak cukup layak untuk pengembangan rumput laut secara polikultur maupun monokultur.

Potensi pengembangan budidaya Rumput Laut Gracillaria sp diperlihatkan pada tabel di bawah :

KECAMATAN

POTENSI LAHAN
(Ha)

LAHAN PRODUKTIF
(Ha)

PRODUKSI
KERING
(Ton)

PRODUK-TIVITAS
(Kg/Ha)

BURAU  

1.090 

164

847

5.178

WOTU  

3.553 

758

2.924

3.861

ANGKONA  

2.146 

332

1.509

4.551

MALILI  

4.052 

987

4.007

4.062

JUMLAH 2009

10.841

2.239

9.287

4.413

JUMLAH 2008

10.841 

2.217 

8.208

3.698

Catatan : 1 Ton Kering = 10 Ton Basah

  •   Udang

Seperti halnya bandeng, budidaya udang merupakan salah satu komoditi andalan Kabupaten Luwu Timur yang memiliki prospek usaha yang cukup baik untuk dikembangkan oleh para petani tambak di Kabupaten Luwu Timur. Produksi Udang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun walaupun tidak sesignifikan peningkatan produksi rumput laut, namun berbagai program pemerintah untuk membantu peningkatan kebangkitan udang melalui bantuan bibit, permodalan, perbaikan dan peningkatan sarana prasarana tambak sehingga diharapkan produktivitas terus meningkat dari 0,3 Ton/Ha tahun 2009 menjadi 0,5 Ton/Ha tahun 2010 atau meningkat 0,3 Ton/Ha tiap tahunnya.

Potensi pengembangan budidaya Udang diperlihatkan pada tabel di bawah :

KECAMATAN

POTENSI LAHAN
(Ha)

LAHAN PRODUKTIF
(Ha)

PRODUKSI
(Ton)

PRODUK-TIVITAS
(Kg/Ha)

BURAU  

1.090 

262 

85 

323 

WOTU  

3.553 

762 

228

299

ANGKONA

2.146

516

150

291

MALILI

4.052

829

231

278

JUMLAH 2009

10.841

2.369

694

298

JUMLAH 2008

10.841

2.305

590

253

  • Kepiting

Seperti halnya komoditi tambak lainnya budidaya kepiting juga merupakan salah satu komoditi yang potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Luwu Timur. Budidaya Kepiting Bakau, Kepiting Cangkang Lunak terus disosialisasikan diringi dengan pembinaan secara kontinyu untuk meningkatkan keterampilan petani tambak. Disamping itu pemerintah daerah Kabupaten Luwu Timur juga memberikan bantuan stimulan sarana produksi untuk penangkapan kepiting dan media pembesaran.    Dengan areal produksi 37 Ha, menghasilkan 36 Ton atau 0,9 Ton/Ha.

Potensi pengembangan budidaya Kepiting diperlihatkan pada tabel di bawah :

KECAMATAN

POTENSI LAHAN
(Ha)

LAHAN PRODUKTIF
(Ha)

PRODUKSI
(Ton)

PRODUK-TIVITAS
(Kg/Ha)

BURAU

5

-

-

-

WOTU

17

15

14

925

ANGKONA

15

4

4

1.047

MALILI

20

18

15

840

JUMLAH 2009

57

37

33

937

JUMLAH 2008

57

35

27

731

 

c. Budidaya Air Tawar

Potensi  pengembangan perikanan budidaya air tawar di Kabupaten Luwu Timur dapat dilaksanakan di seluruh kecamatan. Hal ini didukung dengan ketersedian air yang melimpah dari sungai, irigasi dan danau.

 

Komoditas unggulan yang telah dikembangkan adalah Ikan Nila, Ikan Gurame, Ikan Mas, dan Kepiting Air Tawar. Produksi dan potensi lahan perikanan budidaya air tawar di Kabupaten Luwu Timur sebagai berikut:

  • Sawah Mina Padi

Produksi dan potensi lahan perikanan budidaya air tawar dengan Sawah Mina Padi diperlihatkan pada tabel berikut :

KECAMATAN

POTENSI LAHAN
(Ha)

LAHAN PRODUKTIF
(Ha)

PRODUKSI
(Ton)

PRODUK-TIVITAS
(Kg/Ha)

BURAU

50

40,25

11,87

295,00

WOTU

100

13,50

3,65

270.00

MANGKUTANA

400

47,00

14,81

315,00

KALAENA

200

23,50

7,99

340,00

TOMONI

200

28,43

8,10

285,00

TOMONI TIMUR

400

26,00

9,31

358,00

ANGKONA

100

20,00

5,62

281,00

MALILI

100

32,00

10,08

315,00

NUHA

25

24,00

7,02

293,00

WASUPONDA

25

11,00

3,25

295,00

TOWUTI

400

86,50

32,00

370,00

JUMLAH 2009

2.000

352,18

113,69

311,00

JUMLAH 2008

2.000

245,25

68,44

271.68

  • Kolam Air Tawar

Produksi dan potensi lahan perikanan budidaya air tawar dengan Sistim Kolam Air Tawar diperlihatkan pada tabel berikut :

KECAMATAN

POTENSI
LAHAN
(Ha)

LAHAN PRODUKTIF
(Ha)

PRODUKSI
(Ton)

PRODUK-TIVITAS
(Kg/Ha)

BURAU

100

9,00

3,56

396,00

WOTU

100

32,00

12,96

405,00

MANGKUTANA

100

67,00

27,14

405,00

KALAENA

150

35,00

14,08

408,00

TOMONI

100

18,00

6,57

365,00

TOMONI TIMUR

100

24,00

8,45

352,00

ANGKONA

150

31,00

11,84

382,00

MALILI

200

65,00

27,26

421,00

NUHA

50

6,50

2,63

405,00

WASUPONDA

50

16,00

6,59

412,00

TOWUTI

400

29,00

11,64

405,00

JUMLAH 200

1.500

331.50

132,72

396,00

JUMLAH 2008

1.500

266.75

105,84

387.39

Telah diakses : {oshits} kali

Как "Скачать лунтик 1 сезон"в хоккейной баталии, он всем корпусом отшвырнул нас с "Скачать таблицу умножение"Зерновым назад к стене.

Вы, блудные сыны, предпочитающие "Скачать сейвы для nfs carbon"валяться в "Скачать программу пароль на папки"одиночках, вместо того чтобы вернуться к "Песенка крокодила гени скачать"отцу нашему, обратите взоры ваши к небесам и победите.

Не спится,-ответил "Сфера колдовства скачать торрент"Швейк со "Книга портрет дориана грея отзывы"своей койки,-размышляю.

Я уверен, что за всем этим кроются эти мелкие "Скачать антивирус аваста с ключом бесплатно"мошенники.

В один "Silent hill патч"прекрасный день меня это допекло, и я пошел "Курсы обучения игры на гитаре"с рапортом к командиру роты.

Идеи, в сущности, нет, сказал Бронзини, пододвигая сценарий Берни.

Sukseskan Asian Games 2018

Iklan Asian Games web

Webmail
email_icon

Link Download

Banner 3  RPJMD 2016 - 2021
 Rencana Pembangunan
 Jangka Menengah Daerah
 Kab. Luwu Timur
data APBN  APBD | PERENCANAAN | JDIH
 Informasi APBD, Produk
 Hukum, Produk Perencanaan
 Kabupaten Luwu Timur
statistiklogo2  LUWU TIMUR DALAM ANGKA
 Publikasi Tahunan yang
 Diterbitkan Oleh BPS
 Kab. Luwu Timur
Koper-OK  DANA HIBAH DAN BANSOS 
 Publikasi Realisasi Penerima
 Dana Hibah dan Bantuan
 Sosial Periode Januari-
 Desember 2017
Koper-OK  DANA HIBAH DAN BANSOS 
 Publikasi Laporan
 Pertanggungjawaban Realisasi
 dan Penggunaan oleh Penerima
 Dana Hibah dan Bantuan
 Sosial T.A 2017

BAKOHUMASJ-fix

LPSEJ-fix

BPSJ-fix

Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

Seluruh Informasi Pembangunan
Daerah Kabupaten Luwu Timur
seluruhnya lengkap disajikan
pada link di bawah ini

Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

Artikel dan Infografis Narasi Tunggal

Lokakarya Peran Teknologi Keuangan
dalam Pembangunan, bertema

Fintech untuk Pembangunan
yang Inklusif dan Berkelanjutan

Gunakan tagar #fintech
(Narasi Tunggal 24 Mei 2017)

Unduh File Disini

fintech

Ikuti Kami

 fb-icon twitter-icon icon YouTube

 SMS CENTER 0853 9403 6666