PNS Harus Jaga Netralitas

Netralitas-ASNPegawai Negeri Sipil diharapkan agar menjaga netralitas dengan tidak terlibat langsung dalam kegiatan dukung mendukung dan menjadi tim sukses atau berkampanye untuk salah satu pasangan tertentu. Karena hal itu merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa Aparatur Sipil Negara harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan Partai Politik.

Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Daerah, Bahri Suli saat membuka sosialisasi Netralitas PNS dalam rangka Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur tahun  2015 yang berlangsung di gedung Wanita Simpurusiang Malili, Jumat (09/10/2015).  Sosialisasi netralitas PNS yang digagas Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslu) Kabupaten Luwu Timur ini, di ikuti forum koordinasi pimpinan daerah, para PNS dan aparat pemerintah desa.

Menurut Bahri, sosialisasi ini merupakan tindakan preventif atau pencegahan agar Pegawai Negeri Sipil tidak terlibat atau terjerumus dalam kegiatan politik praktis. Lanjutnya,walaupun  PNS memiliki hak untuk memilih, tetapi tetap ada “batasan” agar tidak terlibat langsung dalam politik praktis sebagaimana amanat Undang-Undang.

Pegawai Negeri Sipil hanya bertugas untuk menyelenggarakan pemerintahan negara dan pembangunan dalam usaha mencapai tujuan nasional. “ Jika tak ingin dikenakan sanksi kode etik dari jabatannya, maka mulai hari ini, PNS  maupun aparat pemerintah desa harus betul-betul menunjukkan sikap netralnya dalam pilkada,” tandasnya.

Apalagi  kata Bahri, beberapa waktu lalu sudah dilakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) netralitas PNS. MoU tersebut melibatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Read more: PNS Harus Jaga Netralitas

 

Optimalkan Program KKBPK, BKBPP Gelar Rakerda

Penyematan-PIN-GenreDalam rangka mengoptimalkan kinerja program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga untuk mewujudkan target sasaran RPJMN/Renstra 2016-2020, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Daerah Kabupaten Luwu Timur tahun 2015.
Kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan dari tingkat pusat hingga daerah tersebut melibatkan 214 orang yang terdiri dari Para Kepala PKM, para Bidan Klinik KB, Ketua TP-PKK Kecamatan, Danramil dan Ketua Persit Chandrakirana, Kapolsek dan Ketua Bhayangkari, para Koordinator PLKB dan 1 orang PLKB perkecamatan.

Rakerda yang berlangsung di Gedung Wanita Simpurusiang, Kamis (08/10/2015) tahun ini mengusung tema “Melalui Rakerda, Kita Optimalkan Kinerja Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Daerah,” dibuka secara resmi Sekretaris Darah Kabupaten Luwu Timur Bahri Suli.

Kepala Badan KB & PP Kabupaten Luwu Timur Rosmiaty Alwy menyampaikan dalam laporannya bahwa tujuan digelarnya acara ini selain meningkatkan komitmen para pengelola program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK), juga untuk meningkatkan komitmen dan peran serta pemangku kepentingan dan mitra kerja agar memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan yang berwawasasan kependudukan dan menyelenggarakan program keluarga berencana.

Read more: Optimalkan Program KKBPK, BKBPP Gelar Rakerda

   

Ratusan Guru Ngaji Ikuti Pelatihan

pelatihan-Guru-MengajiDalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan para guru mengaji, Sebanyak 320 orang peserta yang merupakan guru ngaji Perwakilan dari Desa ditiap Kecamatan mengikuti pelatihan. Para guru mengaji ini adalah mereka yang telah mendapatkan bantuan insentif dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Rencananya pelatihan ini digelar selama 8 (delapan) hari mulai tanggal 06 s.d 13 Oktober 2015. Pembukaan pelatihan guru mengaji ini digelar di Masjid Raya Al-Anshar Kecamatan Tomoni, yang dibuka oleh Kabag Kesejahteraan Setdakab Luwu Timur, Hj Asmah Sari, Selasa (06/10/2015).

Panitia pelaksana, Marsuki melaporkan pelatihan ini diikuti sebanyak 320 peserta yang terbagi menjadi empat zona, Zona I meliputi Kecamatan Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana dan Kalaena berjumlah 100 peserta, kemudian Zona II meliputi Kecamatan Wotu dan Burau sebanyak 80 guru mengaji, selanjutnya Zona III meliputi Kecamatan Angkona dan Malili berjumlah 70 peserta dan terakhir Zona IV mencakup Wasuponda, Nuha Towuti berjumlah 70 peserta.

Pelatihan Guru Mengaji ini bertujuan Untuk meningkatkan Skill dan pengetahuan keagamaan dalam memberikan pengajaran dan dapat meningkatkan kualitas santri dimulai dari membenahi kualitas para pendidiknya, sehingga kualitas pembelajaran Al Qur’an berimbas pada prestasi santrinya, Ujarnya. Sementara narasumber masing-masing,  Kamaruddin evendi, H.Hasyid Hasan Palogai, M.Ag dan Asdar S.Pd, Msi.

Read more: Ratusan Guru Ngaji Ikuti Pelatihan

   

Page 683 of 1034

HUT Ke 16 Kab. Luwu Timur

HUT 16 Lutim web ok

LUWU TIMUR TERKEMUKA 2021

Banner2017-1

Webmail
email_icon

Link Download

Banner 3  RPJMD 2016 - 2021
 Rencana Pembangunan
 Jangka Menengah Daerah
 Kab. Luwu Timur
inspektorat

 PENILAIAN MATURITAS SPIP
 PEMKAB. LUWU TIMUR
 TAHUN 2018

data APBN  APBD | PERENCANAAN | JDIH
 Informasi APBD, Produk
 Hukum, Produk Perencanaan
 Kabupaten Luwu Timur
statistiklogo2  LUWU TIMUR DALAM ANGKA l PROFIL LUWU TIMUR
 Publikasi Tahunan yang
 Diterbitkan Oleh Dinas
 Komunikasi dan Informatika
 Kab. Luwu Timur
Koper-OK  DANA HIBAH DAN BANSOS 
 Publikasi Realisasi Penerima
 Dana Hibah dan Bantuan
 Sosial Periode Januari-
 Desember 2017
Koper-OK  DANA HIBAH DAN BANSOS 
 Publikasi Laporan
 Pertanggungjawaban Realisasi
 dan Penggunaan oleh Penerima
 Dana Hibah dan Bantuan
 Sosial T.A 2017

BAKOHUMASJ-fix

LPSEJ-fix

BPSJ-fix

Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

Seluruh Informasi Pembangunan
Daerah Kabupaten Luwu Timur
seluruhnya lengkap disajikan
pada link di bawah ini

Publikasi Informasi Pembangunan Daerah

Artikel dan Infografis Narasi Tunggal

Lokakarya Peran Teknologi Keuangan
dalam Pembangunan, bertema

Fintech untuk Pembangunan
yang Inklusif dan Berkelanjutan

Gunakan tagar #fintech
(Narasi Tunggal 24 Mei 2017)

Unduh File Disini

fintech

SISTEM PERLINDUNGAN ANAK

Peraturan Daerah
Kabupaten Luwu Timur
Nomor 3 Tahun 2014

Tentang
Sistem Perlindungan Anak

[File unduh disini]

Pengarustamaan Gender

Peraturan Daerah
Kabupaten Luwu Timur
Nomor 2 Tahun 2018

Tentang
Pengarustamaan Gender
Dalam Pembangunan

[File unduh disini]

Ikuti Kami

 fb-icon twitter-icon icon YouTube

 SMS CENTER 0853 9403 6666